CUMA NUMPANG LEWAT TERNYATA
Kalau kita membicarakan tentang hidup
pasti gak akan habis iya kan , lalu hidup
itu apa sih? Eghhh menurut aku hidup itu bisa diartikan secara jasmani dan rokhani, secara jasmani hidup itu
dimana kita masih bisa bernafas dan bergerak
dengan sadar dan tubuh kita masih bisa digunakan sebagai mestinya, kalau
secara rokhani itu dimana kita masih bisa sadar mengingat bahwa kita memiliki
tuhan, kita membutuhkan tujuan, visi,misi
baik secara sosial ataupun keagamann dan kita itu sadar apa yang harus
dilakukan dan untuk apa kita melakukan ,so kita tu hidup punya tujuan ya gak?
secara permanen kita gak akan di dunia terus kan itu ya gakkkk lha makanya secara sadar kita
itu tahu untuk apa kita hidup.
Terus dalam menjalani kehidupan ini apakah luru-lurus aja, gak ada
lengkak lengkok kehidupan gitu,… apakah hidup kita akan luru-luru aja? Atau untuk
seneng-seneng terus? Atau untuk
sedih-sedih terus juga?
Kalau ada yang mengatakan hidup mereka
damai-damai saja selama hidupnya tidak memiliki beban apakah ada yang percaya?
Saya jamin 100% tidak ada, dalam menjalani hidup ada kalanya kita merasakan
kesusahan, kesedihan, atau kebahagiaan , ketentraman
Setiap manusia itu pasti memiliki jalan
masing-masing, rejeki masing-masing baik
itu secara batiniah atau pun tidak, pada umunya mereka pasti sudah pernah
mengalami apa itu sedih,susah,seneng,dll, itu lah yang dinamakan cobaan hidup
untuk menambah kesabaran dan keimanan kita agar hidup kita terus lebih baik
Lalu setelah kita hidup apa yang kita
lakukan ? ada beberapa kepercayaan orang
1.
Kita hidup sekali (weee)
2.
Setelah hidup kita langsung kesurga hahaha
3.
Selelah hidup kita akan merasakan apa
yang dinamakan kematian, dan menjalani kehidupan selanjutnya
Saya setuju dengan poin3 dalam hidup
pasti kita akan merasakan apa itu mati , seperti apa rasanya mati, kematian
merupakan kata-kata yang menakutkan untuk manusia, karena setiap manusia pasti
akan merasakan apa yang dinamakan mati, terus apakah setelah mati sudah gitu
gak ada kegiatan lagi begitu hehhehe, atau kita langsung kesurga gitu weh weh
weh enak bangettt, dalam hidup aja ada itu namanya lengka-lengko
kehidupan,ibaratnya ya ne kalau kita mau makan buah mangga kita harus nanem
pohonya dulu tu ya gak ? kalau kita menjalani hidup baik mungkin kita langsung
ke surga tapi apakah benar manusia itu
menjalankan hidupnya dengan baik, pada intinya manusia itu memiliki hilaf,
nafsu yang tak bisa dipendam iya gak? Dan
memiliki batas kesabaran, menurut saya kesabaran itu gak ada batasnya tapi pada
umunya kesabaran manusia itu ada batasannya hanya orang tertentu saja yang
memiliki kesabaran yang luar biasa ya gak? Jadi setelah mati itu kita akan
menjani beberapa kehidupan lagi yang abadi dan akan mempertanggung jawabkan perbuatan
kita di hadapan sang pencipta jadi hidup
didunia kita ini bisa dibilang numpang lewat
gitu dech. Terus kalau dipikir-pikir untuk apa kita sekolah,kerja ?
Kalau hidup aja ibarat numpang lewat, Pastinya untuk bertahan hidup iya gak, kalau
dipikir-pikir kita hidup untuk mencari dan menabung pahala sebanyak-banyaknya
untuk bekal kita nanti kan ,lha kalau kita sedekah gak punya uang kita sedeka
pake apa? Kalau kita liat itu orang-orang gak mampu kalau kita pengen nolongi
mereka ya, mau ngasih makanan,pakean, terus belinya pakai apa ? lalu kalau buat
masjid itu agar nyaman dipake pake apa? Beli mukena untuk sembahyang pake apa?Heheh
pakai uang kan lha sekolah dan kerja itu gunanya dalam hal kayak gini, agar
kita bisa menghasilkan uang untuk bertahan hidup agar hidup kita lebih baik. Lalu
untuk menjalani kehidupan yang abadi apa yang kita butuhkan dari sekarang?
Jawabnya cukup simple “agama” , lha
kenapa harus agama ? kenapa gak yang lain?
Jawaban saya kenapa agama lalu mau bawa apa lagi, apakah ijazah? Gak mungkin itu kan Cuma untuk
bertahan di dunia aja kan, lalu apa ? mobil, duit, rumah? Hehhehe kayak didunia
aja Hassss faktanya pernah anda liat orang mati bawa rumah,mobil ,duit untuk
membayar pajak ? hahahha gak ada orang mati ya udah mati gak bisa itu hidup
lagi untuk gotong rumahnya , gotong mobilnya hehehhe pada intinya orang yang
sudah meninggal itu sudah gak bisa apa-apa mereka sudah tidak punya jasad lagi
jadi mereka udah gak bisa gotong rumah,mobil dan lainnya dech heheheh jadi yang
mereka butuhkan apa? Ya apa lagi kalau gak “amal perbuatan kita di dunia ” iya
gak teman-teman hehhhe. Jadi setiap amal perbuatan kita di dunia itu akan di
pertanggung jawabkan, jadi kalau makai-maki orang , menghina orang, sombong,
dengki , heheh gak ada gunananya, karena kita akan mempertanggung awabkan semua
perbuatan kita, ibarat film itu kita jadi pemain utamanya dan besok pasti ada namanya pemutaran film untuk
mepertanggung jawabkan perbuatan di dunia. jadi temen-temen sebelum terlambat
mari kita memperbaiki diri kita masing-masing, perbanyak keagamaan kita agar
gak menyesal, saya berharap diri saya sendiri dan teman-teman yang membaca bisa
lebih baik lagi dalam menjalani hidup agar tidak tertipu akan keindahan dunia
ini, ingat ikita cuma numpang lewat lhoo heheh .

oke
BalasHapushttp://tiyaslingling.blogspot.com/
iya
Hapus